Print |  Email | RSS RSS |  Email Alerts |  Contacts | Download Financial Tear Sheet Financial Tearsheet

News Release

Printer Friendly Version View printer-friendly version
Back
Perkuat Literasi Keuangan, Bank Mandiri Sosialisasikan Laku Pandai di Malang
11/26/16

Malang, Jawa Timur, 26 November 2016 – Bank Mandiri terus berusaha meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat agar semakin dapat memanfaatkan akses keuangan yang ada untuk mendorong usaha dan meningkatkan kesejahteraan. Terkait hal itu, Bank Mandiri melakukan sosialisasi dan aktivasi program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) melalui kegiatan “Mandiri Bazaar Pagelaran” di Malang, Jawa timur, Sabtu (26/11).

Dalam sosialisasi ini, perseroan menggelar pameran berbagai produk unggulan masyarakat dan pasar sembako murah. Di samping itu, juga diberikan pemaparan tentang Laku Pandai dengan memanfaatkan sarana video animasi, brosur serta booth yang menampilkan produk dan layunan keuangan terkait Laku Pandai seperti Tabungan Si Makmur, uang elektronik Mandiri e-cash dan agen Laku Pandai Bank Mandiri. 

Menurut Regional CEO Bank Mandiri wilayah Jawa Timur Agus Haryoto Widodo, kegiatan dimaksudkan untuk mendekatkan dan mengakrabkan masyarakat dengan berbagai produk layanan keuangan Laku Pandai di Bank Mandiri serta mendukung rencana pemerintah mencapai target 75% inklusi keuangan di masyarakat Indonesia pada 2019, dari 36 % pada 2014.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat akan memperoleh penjelasan yang lengkap tentang program Laku Pandai serta kesempatan untuk mencoba berbagai pilihan produk keuangan yang ditawarkan, termasuk mengenal mitra-mitra agen laku pandai Bank Mandiri. Harapannya, informasi layanan ini dapat disebarluaskan ke masyarakat yang masih belum memanfaatkan bank dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya

Terkait inklusi keuangan, Bank Mandiri telah memulai implementasi layanan Laku Pandai yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2013. Hingga saat ini, jumlah agen Laku Pandai perseroan tercatat sebanyak 14.000 agen di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 1.700 agen di Jawa Timur dengan jumlah rekening e-cash dan rekening tabungan Si Makmur sebanyak masing-masing 200.000 dan 12.000 rekening. Adapun nilai dana simpanan yang terhimpun mencapai lebih dari Rp 3.5 Milyar per Oktober 2016.

“Melalui sosialisasi ini, kami juga berharap dapat menggaet calon agen-agen laku pandai yang potensial sehingga dapat memperluas dampak program di masyarakat,” kata Agus.