News Release

Tingkatkan Standar Kesehatan dan Pendidikan Di Solo, Bank Mandiri Berikan Rp1,8 miliar

Solo, 28 Mei 2011 – Bank Mandiri memberikan bantuan senilai total Rp1,8 miliar untuk memperbaiki sarana pendidikan, kesehatan dan perbaikan lingkungan di wilayah Solo, Jawa Tengah serta untuk Perkumpulan Penyantun Mata Tunanetra Indonesia (PPMTI). Bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini secara terpisah kepada Ketua PPMTI Solo Senyum Indralika disaksikan Bp. BJ Habibie, Jumat (27/5)  dan Walikota Solo Joko Widodo di Solo, Sabtu (28/5).

Dari total bantuan yang diberikan, sebesar Rp387 juta akan digunakan untuk pembelian alat operating microscope dan alat krato plastiset bagi PPMTI, bantuan senilai Rp250 juta akan digunakan untuk pengadaan 50 unit komputer dan 10 unit printer bagi 10 sekolah menengah atas di Solo, sebesar Rp 699 juta untuk renovasi puskesmas di Kelurahan Semanggi. Selain itu, dana sebesar Rp240 juta akan digunakan untuk penghijauan di Kota Surakarta dan Rp225 juta untuk pembelian lima unit mesin pengelolaan sampah bagi Kelurahan Kadipiro, Pajang, Serengan, Mojosongo dan Semanggi.

Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat, sehingga dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Penting bagi kami untuk memastikan bahwa kehadiran Bank Mandiri di tengah-tengah masyarakat dapat benar-benar dirasakan. Terlebih, dukungan masyarakat selama ini telah menjadikan Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Indonesia,” kata Zulkifli Zaini.

PPMTI dan Bank Mata Indonesia merupakan sebuah organisasi sosial kemanusiaan yang bertujuan mencegah kebutaan dan mengusahakan pemulihan penglihatan Tunanetra melalui pencangkokan kornea mata. Berdiri pada 31 Juli 1969, PPMTI kini memiliki 19 cabang di seluruh Indonesia, antara lain di Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Padang. Medan, Palembang dan Banjarmasin. Namun, proses pencangkokan mata (enucleasi dan transpalantasi) baru dapat dilakukan pada 7 cabang  karena keterbatasan fasilitas dan dokter mata

“Kami berharap bantuan hibah ini dapat membantu melengkapi fasilitas PPMTI, termasuk cabang di Solo, sehingga semakin banyak tunanetra memperoleh penglihatan mereka kembali,” ujar Zulkifli.

Bantuan yang berasal dari dana Program Bina Lingkungan Bank Mandiri ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bank Mandiri terhadap sektor kesehatan dan pendidikan. Sektor ini merupakan bagian dari fokus kegiatan CSR Bank Mandiri.

Tentang PT Bank Mandiri (Persero), Tbk
 
Bank Mandiri adalah salah satu bank terkemuka di Indonesia yang memberikan pelayanan kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & Retail, Consumer Finance serta Treasury, Financial Institution & Special Asset management. Bank Mandiri pada saat ini memiliki anak-anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya yaitu: Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Mandiri (perbankan syariah),  AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), Bank Sinar Harapan Bali (UMKM) serta Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan),

Bank Mandiri pada Maret 2011 mempekerjakan 25.706 karyawan dengan 1.381 kantor cabang dan 7 kantor cabang/perwakilan/anak perusahaan di luar negeri. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 6.505 ATM, yang tersambung dalam jaringan ATM Link sebanyak 18.581 unit, Jaringan Electronic Data Capture 53.448 unit, serta electronic channels yang meliputi Mandiri Mobile, Internet Banking, SMS Banking dan Call Center 14000.

Keterangan lebih lanjut:

Sukoriyanto Saputro
Corporate Secretary
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Telp. 021-5245740 Fax 021-5268246
sukoriyanto.saputro@bankmandiri.co.id